[VIDEO] Menaklukan Setan Melalui Do’a

Film kartun pendidikan anak. Mengajarkan anak anak untuk rajin berdoa di setiap aktifitas sehari hari.

part 1

 

part 2

Sifat-sifat Wajib dan Mustahil Bagi Rasul

Para nabi dan rasul adalah manusia pilihan Allah. Sebagai manusia, mereka memiliki sifat seperti halnya kita. Nabi dan rasul makan dan minum. Nabi dan rasul juga membutuhkan tidur. Nah, sifat-sifat ini yang dinamakan sifat basyatiah atau sifat jaiz. Selain itu, mereka memiliki sifat-sifat khusus lagi mulia. Sifat-sifat itu dinamakan sifat wajib bagi rasul. Adapun lawan sifat wajib adalah sifat mustahil bagi rasul. Kita hendaknya meneladani sifat-sifat wajib bagi nabi dan rasul. Berikut ini adalah sifat-sifat wajib yang harus melekat pada diri seorang nabi dan rasul:

Siddiq

“Siddiq”, artinya benar. Lawannya adalah “kizib” yang artinya dusta atau bohong. Ini berarti para rasul selalu berkata benar.

Setiap perkataan maupun tindakan seorang nabi dan rasul adalah benar dan jujur. Mereka menyampaikan ajaran yang diperoleh dari wahyu Allah kepada umat manusia. Semua yang disampaikan harus benar-benar dating dari Allah.

Tablig

“Tablig”, artinya menyampaikan. Lawannya adalah “kitman”, artinya menyembunyikan. Ini berarti para rasul tidak pernah menyembunyikan pengetahuan dan kebenaran yang diberikan kepada mereka.

Allah swt menurunkan wahyu kepada para nabi dan rasul. Semua itu menyangkut pengetahuan, pedoman, atau tata cara beribadah dan hidup yang baik dan benar. Hal yang baik dan yang buruk perlu disampaikan oleh para nabi dan rasul agar manusia tidak terjerumus dalam kesesatan.

Amanah

“Amanah”, artinya dapat dipercaya. Lawannya adalah “khianat”, artinya tidak setia. Ini berarti para rasul setia menjalani segala perintah Allah yang diberikan padanya.

Allah swt menunjuk para nabi dan rasul untuk membimbing umat manusia kepada jalan yang benar. Tugas dan kepercayaan ini harus diselesaikan sebelum ajal menjemput mereka.

Fatanah

“Fatanah”, artinya cerdas. Lawannya adalah “baladah”, yang artinya bodoh. Ini berarti para rasul tidak mungkin memiliki sifat bodoh.

Para nabi dan rasul memiliki kecerdasan dalam memahami masalah umat manusia beserta sifat-sifat mereka. Para nabi dan rasul juga cerdas dalam menerima tugas dan amanah yang diberikan kepada mereka. Mana mungkin seorang yang bodoh dibebani tugas untuk membimbing umat.

Source: Al-Qur’anul Karim Dengan Tajwid Blok Warna Disertai Terjemah Kata Per Kata Plus Ensiklomini Anak Saleh, Penerbit Lestari Books

Rasul Ulul Azmi

Dari sejumlah 25 nabi, terdapat lima orang nabi pilihan yang bergelar Ulul Azmi. Arti Ulul Azmi itu adalahh orang yang memiliki ketabahan luar biasa dan mempunyai ketetapan hati serta kesabaran dalam menegakkan syariat Allah swt. Para rasul yang mendapat julukan Ulul Azmi adalah sebagai berikut:

  1. Nabi Nuh as.
  2. Nabi Musa as.
  3. Nabi Ibrahim as.
  4. Nabi Isa as.
  5. Nabi Muhammad saw.

Julukan Ulul Azmi merupakan keistimewaan tersendiri bagi mereka. Lalu, mengapa mereka mendapatkan gelar Ulul Azmi? Para nabi tersebut mendapat gelar Ulul Azmi karena hidup dan perjuangan mereka lebih berat dibandingkan dengan nabi-nabi yang lain. Walaupun begitu, mereka tetap teguh, sabar dan tawakkal dalam menyampaikan ajaran dan dakwahnya kepada umat manusia. Allah berfirman, “Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati….” (QS Al-Ahqaf: 35)

Source: Al-Qur’anul Karim Dengan Tajwid Blok Warna Disertai Terjemah Kata Per Kata Plus Ensiklomini Anak Saleh, Penerbit Lestari Books

Kisah Nabi Hud

Kaum ‘Ad hidup di suatu daerah bernama Ahqaf. Negeri itu terletak di utara Hadramaut atau dekat Yaman. ‘Ad termasuk suku yang tertua dan terkenal. Mereka sangat maju dalam pertanian. Hasil buminya melimpah-ruah. Wajarlah bila kaum ‘Ad menjadi kaya raya. Tapi kaum ‘Ad melakukan kesesatan. Mereka memahat batu-batu gunung untuk membuat dua berhala raksasa. Nama berhala itu Samud dan Hattar. Semua penduduk ‘Ad wajib menyembahnya. Mereka juga senang hidup berfoya-foya.

Ajaran Nabi Idris dan Nuh sudah tidak berbekas dalam hati, jiwa serta cara hidup mereka. Pada kaum ‘Ad yang sesat itulah Nabi Hud lahir. Tapi, nabi Hud tak mau menyembah berhala. Bahkan, dia berani mencaci Samud dan Hattar. Nabi Hud diutus oleh Allah untuk mengajak mereka agar mensyukuri kemakmuran itu dengan beribadah kepada Allah. Bahkan, Nabi Hud memerintahkan untuk menghancurkan berhala-berhala sesembahan mereka. Kaum ‘Ad menjadi jengkel dan mencaci-caci Nabi Hud. Hingga akhirnya Nabi Hud mengancam mereka dengan azab Allah.

Tapi, mereka malah tertawa mendengar ancaman azab. Kedurhakaan kaum ‘Ad sudah sangat keterlaluan. Azab Allah tiba dengan mendadak. Kkeringan melanda dan air sangat sulit didapat. Pertanian kaum ‘Ad langsung gagal panen. Lading dan kebun yang dulu hijau kini menguning. Negeri Ahqaf dilanda kemarau yang ganas. Tak ada yang menyangka bencana itu sangat berat. Padahal negeri itu dahulunya sangat subur. Tapi begitulah kekuatan Allah. Hanya dengan sedikit kemarau hancurlah negeri kaum durhaka.

Meski dilanda bencana, kaum ‘Ad semakin sombong. Tak ada yang sudi mengakui kesalahannya. Malahan mereka mengejek dakwah Nabi Hud. Nabi Hud pun menjadi sedih. Kemudian, Nabi Hud dan pengikutnya diperintahkan oleh pemimpin kaum ‘Ad untukditangkap. Tapi, Nabi Hud bias menyelamatkan diri. Orang-beriman juga berhasil menghindar. Mereka menemukan tempat yang aman. Gumpalan awan hitam yang menyelimuti langit negeri Ahqaf, itulah pertanda hujan akan turun.

Saying, hujan yang diharapkan tak kunjung turun. Tak lama kemudian datanglah bencana besar. Angin bertiup keras. Azab yang pedih dating menerjang. Angin topan semakin ganas. Badai topan itu berlangsung berhari-hari. Negeri Ahqaf menjadi negeri mati. Tak ada lagi yang tersisa. Mayat-mayat bergelimpangan. Bangunan roboh berantakan. Semuanya hancur lebur rata dengan tanah. Negeri yang dulu sangat hebat tak bias lagi dihuni. Nabi Hud dan pengikutnya meninggalkan kampong halaman. Mereka menuju Hadramaut dan bermukim di sana.

Source: Al-Qur’anul Karim Dengan Tajwid Blok Warna Disertai Terjemah Kata Per Kata Plus Ensiklomini Anak Saleh, Penerbit Lestari Books

Kisah Khalifah Abu Bakar As-Siddiq

Setelah Rasulullah saw wafat, Abu Bakar terpilih sebagai pemimpin umat islam. Sebagai pemimpin umat islam, Abu Bakar disebut khalifah.

Abu Bakar menjadi khalifah hanya dua tahun. Masa yang singkat ini dihabiskan untuk menyelesaikan persoalan dalam negeri. Banyak pihak yang membangkang. Mereka membuat kekacauan dan keributan. Ada yang murtad, kembali menyembah berhala. Sebagia lagi menolak membayar zakat. Bahkan ada yang mengaku sebagai nabi baru.

Akhirnya, Kalifah Abu Bakar memutuskan memerangi mereka. Perang ini disebut perang Riddah. Musuh-musuh berhasil ditumpas. Perang menumpas orang murtad dan nabi palsu menelan korban.

Adanya peperangan menyebabkan sekitar 70 orang penghafal Al-Qur’an mati syahid. Padahal ketika itu Al-Qur’an masih dicatat terpisah-pisah. Abu Bakar pun memutuskan untuk membuat tim yang bertugas mengumpulkan Al-Qur’an. Keputusan ini diambil berkat usulan Umar bin Khattab. Sebagian dicatat di pelepah kurma, dan ada yang dicatat di daun atau tulang. Semuanya dihimpun jadi satu. Kemudian disimpan di tempat yanga aman.

Setelah menyelesaikan persoalan dalam negeri, Abu Bakar mengirim pasukannya untuk berdakwah di bawah pimpinan Khalid bin Walid, hingga agama Islam menyebar sampai Irak dan Syiria. Abu Bakar wafat di Madinah pada usia 63 tahun.

Source: Al-Qur’anul Karim Dengan Tajwid Blok Warna Disertai Terjemah Kata Per Kata Plus Ensiklomini Anak Saleh, Penerbit Lestari Books

Kisah Nabi Nuh

Nabi Nuh diyakini sebagai keturunan ke-10 Nabi Adam dan berasal dari wilayah Armenia. Kawasan ini berada di antara Iran, Turki dan Azerbaijan, serta di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia, Asia Barat. Nabi Nuh adalah Nabi dan Rasul Allah swt yang diutus untuk menyadarkan umatnya yang durhaka, dan menyekutukan Allah swt. Pada zaman Nabi Nuh, banyak manusia yang berpaling dari Allah swt. Mereka lebih suka menyembah patung-patung berhala.

Sebelumnya, diceritakan bahwasanya sepeninggal Nabi Idris, ada lima orang yang sangat saleh. Baca lebih lanjut

Mewarnai dan Belajar Gerakan Shalat

[VIDEO] Belajar Bersuci dan Sholat

Film kartun pendidikan anak. Membantu anak anak belajar tentang najis, berwudlu dan tayamum.

 

Film kartun pendidikan anak seri ibadah anak. Membantu anak untuk belajar sholat. Baca lebih lanjut

Kisah Nabi Idris

Nabi Idris lahir di Babilonia. Ayahnya Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Syis bin Adam. Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Idris berguru pada Syis. Sejak remaja ia sudah mahir berburu. Kemudian ia dikenal sebagai seorang yang gagah berani. Idris memiliki berbagai keterampilan. Dia orang yang cekatan. Tangannyamenghasilkan beberapa kerajinan. Dia mahir menjahit pakaian. Idris sangat pintar dan berakhlak mulia. Allah pun mengangkatnya menjadi seorang nabi.

Tugas mulia itu diembannya dengan penuh tanggung jawab. Ia berdakwah Baca lebih lanjut

Kalimat Tayibah

1. Basmalah, berbunyi: Bismillaaahirrahmaanirrahiim

Mengucapkan basmalah dianjurkan pada awal setiap pekerjaan dan perkataan. Rasulullah saw.bersabda, “Setiap perbuatan yang tidak dimulai dengan ‘Bismillaaahirrahmaanirrahiim’, maka dia tidak sempurna. “ Dengan mengucapkan basmalah, kita akan terlindung dari segala keburukan, seperti tersedak ketika minum. Basmalah yang kita ucapkan juga dapat melemahkan kekuatan setan. (HR Ahmad & An-Nasa’i

2. Tasbih, berbunyi: Subhaanallah Baca lebih lanjut